Pengrajin Tenun Lurik

Profil Program

Program penguatan penenun lurik dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) untuk perempuan penenun yang sudah berjalan sejak Maret 2017 – 2018. Saat ini perempuan penenun mulai memproduksi lurik warna alam dan menggunakan pewarna alami, namun masih terkendala pada kualitas dan stok tenunan yang masih terbatas. Oleh karena itu, dilakukan penguatan keterampilan bagi penenun.

Galeri Foto Program

Penerima Manfaat

75 KK

Lokasi Program

9 desa di wilayah Cawas, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah

Capain Program

Produksi tenun lurik binaan Dompet Dhuafa dipakai oleh designer ternama Indonesia dalam acara Indonesia Fashion Week tahun 2018

Testimoni Penerima Manfaat

Dulu, kami hanya mendapat penghasilan maksimal Rp. 700.000 per bulan. Dengan adanya binaan dari Dompet Dhuafa, kini kami telah bisa menjadi pengepul dan mampu memasarkan lurik ke 2 pedagang pasar Beringjajo Jogjakarta dan 1 pedagang pasar Klewer, berupa pesanan setiap bulan. Kami berharap omzet kerjasama kami dapat meningkat mencapai 15 juta per bulan.

Endang, Penenun Lurik

Updated on March 2, 2020

Related Articles